Senin, 20 Juli 2026

Tiga Ulama Beri Penguatan Mental dan Spiritual kepada Kafilah Kalsel pada Penutupan Training Center MTQ

Banjarbaru (LPTQ Kalsel) - Tiga tokoh ulama Kalimantan Selatan yang juga merupakan Tenaga Ahli Gubernur Kalimantan Selatan Bidang Keagamaan sekaligus pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur`an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Selatan, yakni KH. Muhammad Maulani, KH. Muslimin Kaderi, dan KH. Muhammad Fadlian Noor, menyampaikan arahan serta pesan-pesan motivasi kepada peserta pada penutupan kegiatan Training Center (TC) Kafilah Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan berlangsung di Aula Makkah Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Banjarbaru, Senin (20/7/2026).

Dalam arahannya, KH. Muhammad Maulani menegaskan bahwa keberhasilan seorang kafilah tidak hanya ditentukan oleh kemampuan tilawah, hafalan, maupun penguasaan materi musabaqah, tetapi juga oleh keikhlasan, adab, serta akhlak yang mulia.

"Jadikan Al-Qur`an sebagai pedoman hidup, bukan hanya untuk diperlombakan. Tampilkan kemampuan terbaik dengan penuh keikhlasan, tetap rendah hati, serta jaga nama baik Kalimantan Selatan di mana pun berada," pesannya di hadapan para peserta.

Ia juga mengingatkan agar seluruh peserta senantiasa menjaga kedisiplinan dalam berlatih, memperbanyak doa, serta memohon pertolongan Allah SWT agar diberikan kemudahan dan hasil terbaik dalam setiap penampilan.

Sementara itu, KH. Muslimin Kaderi menekankan pentingnya membangun kekompakan dan kebersamaan di antara seluruh anggota kafilah. Menurutnya, prestasi dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur`an merupakan buah dari kerja sama yang solid antara peserta, pelatih, pembina, dan pengurus LPTQ.

"Jangan merasa berjuang sendiri. Bangun semangat kebersamaan, saling menguatkan, dan saling mendoakan. Dengan persatuan, insya Allah prestasi yang diharapkan dapat diraih," ujarnya.

Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan, disiplin mengikuti jadwal latihan, serta memanfaatkan seluruh ilmu dan pengalaman yang telah diperoleh selama mengikuti Training Center sebagai bekal menghadapi kompetisi.

Pada kesempatan yang sama, KH. Muhammad Fadlian Noor mengajak seluruh peserta menjadikan Training Center sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus memperkuat mental bertanding. Menurutnya, menjadi bagian dari Kafilah Provinsi Kalimantan Selatan merupakan amanah sekaligus kehormatan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

"Saudara-saudara membawa nama daerah dan kepercayaan masyarakat Kalimantan Selatan. Karena itu, persiapkan diri sebaik mungkin, tampil percaya diri, dan yakini bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan membuahkan hasil terbaik," tuturnya.

Ia berharap semangat belajar dan berlatih tidak berhenti setelah Training Center berakhir, tetapi terus dipertahankan melalui latihan yang konsisten bersama para pembina di daerah masing-masing.

Penutupan Training Center tersebut menandai berakhirnya rangkaian pembinaan intensif yang diselenggarakan LPTQ Provinsi Kalimantan Selatan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) tingkat nasional. Selama empat hari pelaksanaan, para peserta memperoleh pembinaan teknis sesuai cabang musabaqah, penguatan mental, pendalaman materi, serta motivasi dari para pelatih dan tokoh agama.

Melalui pembinaan tersebut, diharapkan seluruh kafilah Kalimantan Selatan semakin siap secara kemampuan, mental, dan spiritual untuk memberikan penampilan terbaik serta mengharumkan nama Provinsi Kalimantan Selatan pada ajang MTQ Nasional mendatang.

Kegian yang dihadiri oleh seleuruh peserta TC dan jajaran pengurus LPTQ Kalsel tersebut dipandu oleh H. Muhammad Abduh Sekretaris II LPTQ Kalsel.


Penulis : Raju
Foto : aidil
Editor / Redaktur : rajudin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar