Kamis, 11 Desember 2025

LPTQ Kalsel Gelar Rapat Evaluasi MTQ dan STQH serta Serahkan Apresiasi kepada Kafilah Berprestasi

Banjarbaru — (Kemenag/LPTQ Kalsel) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur`an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar kegiatan Evaluasi MTQ XXXVI Tingkat Provinsi Kalsel dan Evaluasi Keikutsertaan Kafilah Kalsel pada STQH Nasional XXVIII Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Aeris Banjarbaru, Senin (8/12/2025) yang dirangkai dengan penyerahan apresiasi kepada kafilah berprestasi.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekda Kalsel selaku Ketua Umum LPTQ Kalsel yang diwakilkan kepada Kepala Kanwil Kemenag Kalsel Dr. H. Muhammad Tambrin, M.M.Pd selaku Ketua I LPTQ Kalsel.l 

Dalam sambutan tertulis Sekda yang dibacakan oleh Ka.Kanwil Tambrin, menegaskan bahwa kegiatan evaluasi bukan hanya formalitas, tetapi menjadi wujud komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan MTQ di tingkat daerah serta memperkuat pembinaan prestasi kafilah Kalimantan Selatan di level nasional.

Ia menyampaikan dua poin utama evalusi, yaitu pelaksanaan MTQ XXXVI Provinsi Kalsel di Kabupaten Banjar pada Juni lalu, serta keikutsertaan kafilah Kalsel pada STQH Nasional di Kendari pada Oktober 2025.

Terkait MTQ provinsi, Sekda mengapresiasi keberhasilan penyelenggaraan yang dinilai berjalan baik, lancar, dan tertib. Pemerintah Kabupaten Banjar disebut telah mempersiapkan berbagai aspek secara optimal, mulai dari arena lomba, akomodasi kafilah, pelayanan kesehatan, hingga sistem penilaian. Namun demikian, beberapa catatan tetap menjadi perhatian, seperti pemerataan kualitas arena perlombaan, peningkatan standar perhakiman, manajemen waktu, serta penyempurnaan teknologi penjurian.

Sementara itu, mengenai hasil STQH Nasional XXVIII di Kendari, Kalsel berhasil masuk 7 besar nasional. Meski belum mencapai seluruh target, Sekda menilai adanya perkembangan menggembirakan dari beberapa cabang. Sejumlah peserta berhasil menembus babak final dan menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

“Pembinaan kita sudah berada pada jalur yang benar, tetapi harus diperkuat secara sistematis, berkelanjutan, dan berbasis data,” ujarnya. Ia menekankan perlunya perbaikan pola rekrutmen peserta, pelatihan jangka panjang, peningkatan durasi training center, pemanfaatan pelatih bersertifikat nasional, serta kolaborasi yang lebih kuat dengan pesantren tahfiz dan lembaga pendidikan Al-Qur`an lainnya.

Menurutnya, LPTQ tidak dapat berjalan sendiri tanpa sinergi pemerintah daerah, ormas Islam, para ustadz-ustadzah, dan lembaga pendidikan. Karena itu, rapat evaluasi ini diharapkan menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam membangun sistem pembinaan Al-Qur’an yang lebih terarah dan modern.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan pula penyerahan apresiasi kepada para peserta, serta pihak yang telah memberikan kontribusi terbaik dalam mengharumkan nama Kalimantan Selatan. Sekda berharap penghargaan ini dapat menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas diri dan prestasi pada ajang MTQ dan STQH mendatang.

“LPTQ Kalsel berkomitmen memperkuat sistem pembinaan berjenjang, memperluas akses pelatihan, serta menciptakan ekosistem pembinaan Al-Qur’an yang lebih profesional,” tegasnya.

Acara tersebut dihadiri oleh Plt. Kepala Biro Kesra Kalsel H. Fahrurazi, S.Pd, MM selaku Ketua IV, Kepala Bidang Penais Zakat dan Wakaf H. Ahmad Sawiti, S.Ag, MHI selaku Sekretaris Umum LPTQ Kalsel beserta seluruh Pengurus LPTQ Kalsel serta seluruh Peserta, Pendamping dan Pelatih yang tergabung dalam Kafilah STQH Kalsel.


Penulis : raju
Foto : tami

Editor / Redaktur : rajudin



Tidak ada komentar:

Posting Komentar